Mitigasi Resiko, BRMP Banten iIkuti Kegiatan Pengawalan Manajemen Resiko Produksi Benih
Bogor, 07/05/2026 — Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Banten, Andry Polos, S.Kom., M.Si
beserta tim menghadiri kegiatan Pengawalan Manajemen Risiko Produksi Benih Sumber Padi lingkup BRMP Tahun 2026 dalam rangka mitigasi resiko seluruh aspek kegiatan. Acara yang diselenggarakan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian ini berlangsung di Aula Ir. Sadikin Sumintawikarta (7 - 8 Mei 2026) dan dibuka langsung oleh Inspektur IV Itjen, Drh. Pujo Harmandi, MP.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan produksi benih sumber padi nasional berjalan optimal, efektif, dan efisien. Inspektur IV menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar sosialisasi, melainkan ruang interaksi untuk memetakan kendala atau resiko tahun sebelumnya agar tidak terulang kembali. Hal ini sejalan dengan komitmen Itjen dalam memantau pelaksanaan manajemen risiko guna tercapainya target kinerja dan pembangunan Zona integritas pada Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada setiap unit kerja lingkup Kementan.
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Badan BRMP, Husnain, SP., MP., M.Sc., Ph.D menyampaikan bahwa produksi benih sumber diprioritaskan untuk mendukung target produksi pertanian 2026 melalui strategi perbanyakan benih lokal (in situ). Langkah ini bertujuan menjamin aspek "6 Tepat" (varietas, mutu, jumlah, waktu, tempat, dan harga) serta memastikan benih tersertifikasi oleh BPSB tersedia tepat waktu di tingkat petani.
Sejalan dengan kebijakan Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, program "Mandiri Benih" terus didorong untuk mencetak produsen benih baru di daerah. Strategi ini sangat krusial guna mendukung program besar seperti Cetak Sawah dan Optimalisasi Lahan yang menjadi salah satu pilar Swasembada Pangan 2024–2029.
Dalam kegiatan ini, Kepala BRMP Banten didampingi oleh Ketua Kelompok Penerapan dan Penilaian Kesesuaian ST. Rukmini, SP, M.Si
bersama Acham Fauzan Azhar, SP selaku petugas MRI. Kehadiran BRMP Banten dalam pertemuan ini merupakan bentuk komitmen institusi untuk mengawal seluruh proses perbanyakan benih sumber di wilayah Banten secara optimal. Melalui sinkronisasi data kebutuhan dan pendampingan teknis yang kuat, BRMP Banten memastikan alokasi varietas unggul terlaksana tepat sasaran demi mendukung stabilitas pangan nasional.